SUKSES ITU HARUS DIPERJUANGKAN


Banyak defenisi orang tentang sukses. Ada yang memandang bahwa sukses adalah ketika semua cita-cita terwujud dalam kehidupannya sehari-hari. Ada yang mengukur kesuksesan itu dari sisi materi belaka. Kaum materialis itulah yang mengukur segala sesuatu dari parameter materi, termasuk tolok ukur kasuksesan.

Karier, jabatan, dan kedudukan adalah juga bagian dari kesuksesan. Berapa anak buah yang dipimpinnya dan berapa banyak perusahaan yang dimilikinya juga merupakan hal yang amat penting sebagai parameter kesuksesannya. Semakin tinggi karier dan jabatan pekerjaannya maka semakin sukseslah orang itu.

Kaum hedonisme lain lagi dalam menempatkan apa itu sukses. Sukses adalah menikmati keberhasilan pencapaian cita-cita.

Jadi orang yang disebut sukses bila:

1.Punya cita-cita

2.Bisa berhasil mencapai cita-cita

3.Menikmati keberhasilan mencapai cita-cita

Sebaliknya disebut gagal menurut defenisi tersebut bila:

  1. Tidak mempunyai cita-cita
  2. Mempunyai cita-cita tetapi belum bisa mewujudkannya
  3. Mempunyai cita-cita dan telah menccapainya, tetapi tidak menikmatinya.

Sukses hidup adalah suatu pilihan, komitmen pribadi dan bukan karena faktor kebetulan atau nasib. Jika Anda ingin sukses dan berani membayar harganya cepat atau lambat Anda akan sukses.

Sukses bukan selalu kepemilikan akan kekayaan, keuangan, atau popularitas. Anda tetap menjadi pribadi sukses sekalipun tidak kaya dan tidak populer. Itulah pandangan kaum idealis tentang sukses. Selama Anda memiliki cita-cita yang terwujud dan Anda puas menikmatinya, dengan demikian tidak ada alasan bagi siapa pun untuk tidak sukses selama mereka tahu cara mencapai sukses.

Dalam suatu formula yang sederhana maka sesungguhnya sukses itu merupakan perkalian antara A x B x C x D = 1. Formula ini harus tetap bernilai satu atau lebih dan tidak diperkenankan bernilai O (Nol).

A adalah alat.

Bila kita ingin sukses dalam setiap aktivitas kita, maka kita mesti mempergunakan alat itu dengan tepat. Bila Anda ingin menulis maka mustahil tanpa alat tulis Anda menghasilkan tulissan.

Bila Anda seorang businessman atau seorang wirausaha maka alat itu adalah produk atau jasa yang Anda jual. Tanpa produk atau jasa tertentu yang akan Anda jual maka tak mungkin Anda bisa melakukan transaksi penjualan. Itu artinya bahwa untuk menjadi seorang entrepreneur yang sukses Anda harus memiliki alat yang cocok dan tepat dengan Anda sehingga memungkinkan produk atau jasa itu menghantarkan Anda menjadi seorang yang sukses.

Karena itu alat bisa Anda ganti dan Anda tukar dengan yang lain, yang lebih baik atau lebih buruk. Tetapi sukses Anda tidak bisa ditukarkan kepada yang lain. Karena itu, Anda harus betul-betul tepat menempatkan produk atau jasa dalam bisnis Anda. Bila Anda memperlakukan dengan cara yang salah, tidak tepat, dan tidak semestinya, maka tidak mustahil bahwa alat menuju sukses Anda dengan produk dan jasa yang Anda geluti dalam bisnis Anda saat ini akan berujung pada kegagalan.

B adalah bekerja.

Secanggih apa pun alat yang anda miliki namun hanya ditonton dan tidak diapa-apakan, maka mustahil pula akan menghasilkan prestasi yang membanggakan dalam sukses anda.Bekerja adalah sesuatu yang harus anda lakukan supaya anda sukses.

Bekerja keras saja untuk sukses anda tidaklah cukup. Anda harus juga bekerja cerdas dan bekerja ikhlas. Para buruh, para kuli bangunan di jalan-jalan dan perumahan, TKW yang bekerja 24 jam di rumah tangga, adalah para pekerja keras. Tetapi hasilnya? Tidak sebanding kalau mereka bekerja keras saja. Mereka harus mau bekerja cerdas. Mereka harus mau mencari cara-cara atau alternatif – alternatif lain yang lebih jitu sehingga apa yang mereka lakukan akan menghasilkan sesuatu yang luar biasa.

Kemampuan mencari cara lain itu adalah punya bekerja cerdas. Apa pun produk atau jasa yang anda jual,anda harus mampu selalu mencari alternatif terbaiknya.

C adalah cita-cita.

The big dream atau impian-impian besar adalah sangat menentukan suksesnya bisnis kita. Hampir semua orang-orang yang sukses di dunia ini memiliki impian-impian besar. Anda harus memiliki impian besar itu. Jika bermimpi saja anda tidak mampu, maka akan menjadi malapetaka dalam hidup anda.

Bercita-citalah setinggi langit supaya ini menjadi sumber motivasi yang mendorong anda merebut sukses.

D adalah doa.

Rizki adalah hak otonomi Tuhan untuk memberikannya kepada kita. Karena itu, sehebat apa pun upaya anda untuk meraih sukses dalam berbisnis banyak hal ternyata yang kadang di luar kemampuan akal menjawabnya.

Kita hanya seorang manusia yang di mata Tuhan teramat kecil. Tak ada artinya kehebatan kita di mata Tuhan. Karena itu, supaya kehendak Tuhan berpihak kepada kita, kehendak Tuhan sesuai dengan kehendak kita, maka hanya satu jawabannya,bahwa kita harus senantiasa mendekat kepada-Nya.Caranya dengan selalu berdoa, memohon kepada-Nya supaya apa yang menjadi cita-cita kita terwujud dan dikabulkan Tuhan, termasuk cita-cita kita sukses sebagai seorang entrepreneur.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s


%d bloggers like this: