KIAT SUKSES MEMULAI BISNIS


Pertanyaan yag sering muncul bagi setiap orang yang ingin memulai usaha yaitu bagaimana cara memulai usaha? Dengan cara apa saya memulai bisnis? Saya tidak punya moda, mana mungkin saya bisa bisnis?

Setiap orang sesungguhnya dikodratkan oleh Tuhan sejak lahir sudah menjadi businessman. Setiap orang terlahir sebagai penjual. Hanya masalahnya mampukah kita membaca peluang yang labih jelas dalam diri kita bahwa kita adalah seorang businessman? Sejak lahir kita telanjang. Ini sudah mengandung peluang bahwa bisnis baju, selimut, celana, dan sebagainya terbuka adanya. Juga bisnis sampo, sabun, wewangian atau parfum adalah produk-produk yang muncul karena adanya kebutuhan dari fenomena telanjangnya seorang anak manusia.

Kita setiap saat lapar dan haus. Ini terkandung muatan bahwa pelluang bisnis air minum, makanan, dan sebagainya sesungguhnya sudah ada sejak manusia itu lahir. Kebutuhan air dan makanan terjadi karena adanya permintaan rasa haus dan lapar di badan kita. Begitu seterusnya. Kepandaian membaca peluang adalah sangat utama dan penting untuk tahu bisnis apa yang menurut Anda paling prospektif. Prospektif karena pasarnya mauppun karena kemampuan Anda mengambil atau merebut pasar yang ada.

Tips sederhana yang sering dianjurkan oleh banyak pakar dan pelaku bisnis adalah Pertama, mulailah dari diri Anda sendiri. Sukses Anda tidak bisa diwakilkan kepada orang lain. Dalam bisnis Anda juga tidak bisa mewakilkan kesuksesan bisnis Anda dengan orang lain. Anda mesti membangun kesuksesan Anda di atas kaki kemandirian Anda sendiri.

Andalah yang harus memulai. Anda ingin sukses tetapi yang memulai atau yang mengerjakan biarkanlah orang lain, maka ini merupakan kemustahilan. Anda harus melakukannya sendiri tanpa mewailkanatau mendelegasikan kepada orang lain. Anda yang harus tahu betul asam manisnya bisnis yang Anda geluti. Anda yang harus paham betul kapan pasang surutnya bisnis ini. Tanpa Anda yang menjalaninya sendiri, Anda hanya kanmenjadi bulan-bulanan anak buah. Andalah orang yang harus bejibaku bagaimana membangun dan sukses bisnis yang Anda pegang saat ini.

Kedua, mulailah dari yang terkecil. Anda berharap sukses bisnis Anda setelah Anda punya setumpuk modal atau setelah terima pesangon besar, atau setelah terima tabungan pensiun kelak, maka Anda tidak akan jadi businessman.

Anda harus memulai dari yang terkecil untuk memulai. Bila yang terkecil yang Anda miliki hanya kepercayaan dan tenaga, maka Anda bisa jual kepercayaan Anda dan tenaga Anda untuk mendapatkan suatu produk tertentu yang kemudian bisa Anda jadikan uang. Anda tak perlu modal uang namun Anda akan memiliki banyak uang karena Anda memiliki kepercayaan dan kemampuan.

Ketiga, mulailah dari sekarang. Anda tidak bisa menunggu kalau nanti sudah pensiun baru Anda mau bisnis. Anda tidak bisa mengatakan bahwa saya akan bisnis kalau saya sudah tidak diterima ngelamar di mana-mana.

Menjadi pengusaha tidak bisa ditunda-tunda sampai suatu saat nanti. Menjadi pengusaha hanya bisa dimulai dari sekarang, oleh diri Anda sendiri dan dengan modal yang Anda pegang saat ini.

Untuk memulai, hanya satu hal yang harus Anda kerjakan, yakni just do it! Lakukanlah! Bukan dengan cerita, bukan dengan membaca buku, bukan pula dengan menghadiri seminar atau konsultasi. Semuanya itu tidak akan membuat  Anda menjadi pengusaha manakala Anda tidak melakukan penjualan. Karena itu, jualanlah Anda dengan kemampuan Anda sendiri.

Menjadi pengusaha itu seperti pemandangan ggunung yang indah nan elok dari kejauhan. Tingginya gunung dan indahnya pemandangan yan g melingkupinya sangat membuat kita takjub dan terheran-heran betapa indahnya pemandangan gunung itu.

Cobalah Anda mendaki ke sana. Anda akan menjumpai ular, pohon yang tinggi, semak belukar, jurang, batu, binatang-binatang buasyang siapa menerkam Anda.

Sangat susah  untuk mencapai puncak, tetapi tetap saja ada yang bisa ke puncak bagi mereka-mereka yang berpetualang secara luar biasa. Menjadi pengusaha itu seperti itulah adanya.

Pengusaha indah dipandang, tetapi cukup terjal menggapainya. Banyak orang yang bangkrut dan gagal menjdai pengusaha, tetapi juga banyak orang yang sukses menjadi pengusaha. Sekalipun susah tetap saja ad orang yang mampu mendaki gunung, begitu pula menjadi pengusaha. Sekalipun sudah banyak korban karena menjadi pengusaha, tetapi tetap saja menjadi pengusaha menarik untuk terus dicoba. Kenapa tidak? Siapa tahu sukses menjaadi pengusaha memang milik Anda.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s


%d bloggers like this: