Reksa dana

Latar belakang Reksa dana

Pada tahun 1996 ada sebuah tambahan instrumen investasi yang dikeluarkan oleh manajer investasi yang dikenal dengan nama reksa dana. Reksa dana cukup berkembang karena sejak Juli sampai Desember 1997 sudah ada 77 reksa dana (terdiri atas 76 reksa dana terbuka dan 1 reksa dana tertutup) dimana perkembangan tersebut cukup fantastis dan merupakan pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan dengan pertumbuhan reksa dana pada periode tahun 1926 sampai tahun 1940 di Amerika Serikat.

Pertumbuhan reksa dana yang cukup tinggi juga memberikan implikasi lain. Misalnya, dibutuhkannya manajer investasi yang mengelola dan agen penjual yang belum memadai, karena sampai saat ini dana awal dari reksa dana tersebut diperoleh lembaga institusi dan umumnya dari perbankan, maka harus didapatkan dana yang dapat bertahan lama yaitu dari individu. Untuk mendapatkan dana individu ini dibutuhkan agen penjual reksa dana. Agen penjual reksa dana tersebut sangat dibutuhkan dengan jumlah yang sangat banyak, melihat perkembangan dan prospek reksa dana tersebut.

Pada saat ini sulit mendapatkan agen penjual reksa dana yang berkualitas karena umur reksa dana sendiri masih singkat. Di samping itu, pendidikan menjadi agen penjual  reksa dana belum banyak serta pekerjaan ini masih dianggap kurang menggiurkan atau memberikan masa depan yang baik.

Defenisi Reksa dana

Definisi reksa dana yaitu portfolio asset keuangan yang terdiversifikasi, dicatatkan sebagai perusahaan investasi yang terbuka, yang menjual saham kepada masyarakat denagn harga penawaran dan penarikannya pada harga nilai aktiva bersihnya. Berdasarkan konsep tersebut, secara jelas bahwa reksa dana merupakan kumpulan dana dari masyarakat yang diinvestasikan pada saham, obligasi deposito berjangka, pasar uang, dan sebagainya. Reksa dana ini mempunyai sebutan yang berbeda-beda di berbagai Negara, unit trust untuk Inggris dan mutual fund untuk Amerika serikat.

Ada beberapa alas an mengapa investor ingin membeli reksa dana yaitu memanfaatkan reksa dana untuk terlibat dalam bursa saham di mana investor tersebut tidak mengetahui cara kerjanya. Bahkan pembelian reksa dana dapat disebut merupakan titik awal investor ingin terlibatke dalam bursa saham. Reksa dana merupakan sarana investasi untuk menciptakan dana pension di kemudian hari. Investor tidak mempunyai waktu dan keahlian dan pengalaman untuk investasi secara langsung ke bursa saham. Untuk melakukan investasi pada saham diperlukan pengetahuan yang luas dalam hal memilih saham. Di samping itu, waktu yang cukup lama juga diperlukan untuk menganalisis perkembangan saham dari waktu ke waktu.

Jenis-jenis Reksa dana

Ada dua reksa dana, yaitu reksa dana tertutup dan reksa dana terbuka. Reksa dana tertutup adalah reksa dana di mana transaksi perdagangan unit dilakukan di bursa saham karena pemegang unit memiliki saham atau pemegang unit menjual ke bursa sehingga permintaan dan penawaranmerupakan harga dari unit. Di samping itu, jumlah unit saham yang diterbitkan oleh perusahaan sama jumlahnya dari waktu ke waktu, terkecuali adanya tindakan perusahaan (corporate action). Reksa dana terbuka adalah reksa dana di mana pemegang unit menjual unitnya langsung kepada Manajer Investasi. Harga unit ditentukan oleh harga penutupan perdagangan pada hari yang bersangkutan. Oleh karenanya, investor tidak mengetahui harga jual atau beli dari unit dan akan diketahui pada esok harinya.

Reksa dana dapat juga diklasifikasikan berdasarkan jenis investasi dari reksa dana tersebut, yaitu reksa dana pasar uang, obligasi, saham, dan campuran. Reksa dana pasar uang di mana dananya diinvestasikan pada instrument pasar uang. Reksa dana obligasi adalah reksa dana yang diinvestasikan pada obligasi dan sekitar 5% sampai 10% diinvestasikan pada pasar uang/ kas untuk menjaga penarikan dari investor. Reksa dana saham adalah reksa dana yang dananya hampir seluruhnya diinvestasikan pada saham dan sekitar 5% sampai 10% diinvestasikan pada kas atau pasar uang untuk menjaga adanya penarikan dari investor. Reksa dana campuran adalah reksa dana yang dananya diinvestasikan pada saham, obligasi, pasar uang, dan sejumlah kas untuk berjaga-jaga.

Perkembangan Reksa dana

Pada awalnya, reksa dana dimulai didirikan di Belgia dengan adanya perusahaan investasi tertutup (closed –end investment companies) pada pertengahan abad 1800. Pada tahun 1886, perusahaan reksa dana dengan nama Foreign & Colonial Investment Trust (F&CIT) didirikan di Inggris dengan pencetus Mr. Lord Westbury. Saat ini F&CIT merupakan salah satu reksa dana yang cukup berhasil di Inggris. Delapan tahun kemudian bertumbuh reksa dana menjadi 18 reksa dana.

Di Amerika Serikat, perusahaan investasi dengan jenis terbuka didirikan pada tahun 1924 dengan nama reksa dana Massachusetts Investor Trust dan merupakan reksa dana pertama. Kemudian, First Investment Trust Counsel Trust didirikan sebagai reksa dana oleh Scudder pada tahun 1928 dengan nilai US$ 485,000,-. Selanjutnya, pemerintah Amerika Serikat mengeluarkan undang-undang perusahaan investasi pada tahun 1940 yang dikenal dengan Investment Company Act of 1940. Dengan adanya undang-undang ini, maka produk reksa dana semakin dikenal dan keberadaannya diakui di mana hasilnya reksa dana meningkat menjadi 98 reksa dana pada tahun 1950.

Reksa dana di Australia dikenal dengan unit trust mulai dikenal pada tahun 1930. Aka tetap, perkembangan reksa dana tersebut cukup tinggi dimulai pada tahun 1983. Pada awal tahun 1994 ada sebesar AU$ 44 miliar yang diinvestasikan pada reksa dana. Hal ini menunjukkan cukup lama baru reksa dana tersebut bertumbuh.

Di negara tetangga, Malaysia, reksa dana mulai didirikan pada rahun 1968 yang dikenal dengan unit trust, karena perekonomian dan hukumnya mengikuti Inggris sebagai anggota Commonwealth Countries. Pada tahun 1994, ada 12 perusahaan unit trust dan 4 perusahaan property trust di mana keenam belas perusahaan ini mengelola 36 reksa dana. Malaysia saat ini telah banyak mengeluarkan reksa dana khususnya yang dihubungkan dengan kaidah agama yang dikenal dengan Reksa dana Syariah.

Di Indonesia, reksa dana mulai dikenal sejak tahun 1976 di mana pemerintah mendirikan perusahaan sekuritas dengan nama PT. Danareksa, di mana perusahaan mempunyai hak monopoli untuk membeli saham IPO dan selanjutnya perusahaan menerbitkan sertifikat yang dikenal dengan sertifikat danareksa. Selanjutnya pada tahun 1995 berdiri sebuah reksa dana tertutup , yaitu PT. BDNI Reksa Dana, di mana perusahaan ini menerbitkan 600 juta saham dengan nilai Rp 300 miliar dengan penawaran ke public sebanyak 400 juta saham dan 200 juta saham sudah dibeli Gadjah Tunggal Group sebagai pemilik awal dari PT. BDNI Reksa Dana. Kemudiam pemerintah dengan persetujuan DPR mensahkan Undang-Undang No. 8/1995 tentang Pasar Modal dimana dalam undang-undang ini diizinkannya keberadaan reksa dana yang berbentuj kontrak, dikenal dengan kontrak investasi kolektif.

Manajer Investasi

Manajer investasi  adalah seorang professional yang mengelola dana dari klien. Pekerjaan sehari-harinya adalah membuat strategi agar dana dikelola bertumbuh sesuai dengan keinginan investor. Pengalaman yang cukup lama merupakan syarat untuk mencapai tingkat manajer investasi, karena menjadi manajer investasi memeerlukan pengetahuan yang mendalam. Manajer investasi dapat disebut sebagai perusahaannya dan orang yang mengelola dana. Biasanya, manajer investasi dibayar dengan gaji yang cukup mahal, karena keberhasilan manajer investasi tersebut memberikan tingkat pengembalian yang tinggi dibandingkan dengan investasi pada instrument lain. Lembaga atau perusahaan yang cukup terkenal dalam mengelola dana misalnya Fidelity, Templeton, Meril Lynch, Lend Lease di Australia, the big four (Nomura, Nikko, Yamaichi, dan Daiwa) di jepang. Masing-masing perusahaan ini telah mengeluarkan berbagai macam reksa dana.

Sumber : Adler Haymans Manurung,  GHALIA INDONESIA

Posted By : Dharmajaya Indonesia Communication

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s


%d bloggers like this: