10 LANGKAH MERAIH KEKUASAAN


Rahasia para manajer dan perusahaan untuk mencapai sukses pada hakikatnya terletak di dalam belajar bagaimana membangkitkan potensi karyawan yang masih terpendam.juga terletak pada upaya membantu karywan di semua jenjang.untuk menanamkan keyakinan pada terhadap kekuasaan yang meraka miliki tidak ada batas sukses bagi manajer yang menguasai seni ini,demikian juga perusahaan menghargai manajer yang berhasil menerapkan seni secara dramatis,akan lebih mampu mencapai tujuan.

Sepuluh perinsip menggambleng karyawan,yaitu apa yang di sebut dengan piramida kekuasaan,dan akan di uraikan dalam pembahasan berikut ini.

1.KEKUASAAN MELALUI TANGGUNG JAWAB

Kekuasaan selalu di dambakan oleh setiap orang dan rupanya tidak seorangpun merasa cukup puas dengan apa yang sudah dimilikinya.tokoh-tokoh pemimpin dunia,kalangan ibu rumah tangga,kelompok eksekutif bisinis,dan juga para pencinta  semuanya mengejar kekuasaan yang di harapkan dapat membantu mereka mencapai tujuan yang di cita-citakan hasrat untuk memiliki kekuasaan sudah melekat dalam sipat manusia dan sangat penting  untuk mempertahankan kelangsugan hidup.

Agar karyawan mempunyai keyakinan terhadap kekuasaan yang di miliki untuk melaksanakan pekerjaan,ia harus memahami tanggung jawab pekerjaannya dengan jelas. Di bawah in tercantum beberapa pentunjuk untuk memberi dan menjelaskan tanggung jawab kepada karyawan yang bekerja untuk anda.

  • Tentukan tanggung jawab pekerjaan dengan jelas.
  • Tanamkan pengertian mengenai tujuan yang akan di capai.
  • Jelaskan dan perkuat tanggung jawab secara teratur.
  • Bedakan tanggung jawab dan tugas
  • Bangkitkan rasa kebanggaan dan rasa memiliki di dalam tanggung jawab yang di bebankan kepada mereka
  • Hindari duplikasi tanggung jawab.
  • Prioritaskan tanggung jawab apabila tanggung jawab berubah.
  • Bantulah anggota tim untuk memahami tanggung jawab anggota lain.
  • Jelaskan perubahan tanggung jawab sedemikian rupa untuk membangkitkan moral dan atau membantu karyawan untuk senantiasa membangkitkan kemampuannya.

Dengan menjelaskan tanggung jawb pekerjaan menurut cara tersebut di atas, karyawan tidak hanya akan lebih memahami apa yang di harapkan dari dirinya, tetapi juga semakin mengerti tujuan yang akan di capai dan membangkitkan rasa kebanggaan semuanya sangat penting untuk menumbuhkan keyakinan terhadap kekuasaan.

2.KEKUASAAN MELALUI WEWENANG

Wewenang Adalah sAlah satu landasan kekuasaan .di bawah ini tercantum beberapa pedoman untuk melimpahkan wewenang yang dapat membantu para menejer dalam menggambleng karyawan.

  • Selalu limpahkan wewenang menurut kadar yang sama dengan tanggung jawab.
  • Pertimbangkan kemampuan karyawan dalam melimpahkan wewenang.
  • Jelaskan kepada orang yang bersangkutan sebelum di pekerjakan sejauh mana wewenangnya.
  • Gunakan wewenang sebagai sarana untuk membantu meningkatkan kemampuannya.
  • Terapkan system pengendalian agar ia melaksanakan wewenangnya dengan tepat.
  • Waspadalah terhadap konflik wewenang dan atasi segera.
  • Apabila karyawan menyalah gunakan kekuasaan,ambillha tindakan korektif  yang di perlukan.

Manajer dapat memusatkan tenaga dan pikiran terhadap bebagai kegiatan yang lebih penting yaitu kegiatan yang akan membmbingnya kearah sukses.dengan milimpahkan wewenangyang tepat,manajer juga tidak di bebani berbagai masalah moral yang timbul karena karyawan tidak mempunyai wewenang yang di perlukan.

1.Pentingnyan memilih wewenang

Sebagian orang menyamakan wewenang dengan kekuasaan. Mereka senantiasa berusaha memperluas lingkup wewenang dengan keyakinan bahwa wewenang adalah awal dan akhir kekuasaan mereka. Wewenang hanyalah sebagian dari gambaran kekuasan secara menyeluruh namun merupakan bagian yang sangat penting. Tanpa wewenagng orang tidak memilki kekuasaan di dalam kemampuannya untuk menyelesaikan pekerjaan dan mencapai sukses. Tidak adanya wewenang tidak dapat diimbangi oleh apapun bukan keterampilan, bukan hasrat, bukan kecerdasan, apa pun tidak. Orang akan selalu terbatas kemampuannya untuk memanfaatkan bakat dan kemampuannya demi kepentingan perusahaan, apabila tidak mempunyai wewenang untuk menjabarkannya.

2. Sejauh mana wewenang harus dilimpahkan

Wewenang seperti juga kekuasaan, banyak bertumpuk di hamper semua perusahaan. sering para manajer melimpahkan wewenang dengan perasaan ragu-ragu dan was-was, dan inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa perusahaan besar biasanya terlalu birokratif. Tetapi dalam semua hal, adalah lebih baik berbuat kesalahan karena memberikan kepada karyawan terlalu banyak wewenang dari pada terlalu sedikit. Dengan wewenang karyawan lebih banyak berprakarsa. Dalam menentukan beberapa banyak wewenang dapat dilimpahkan kepada bawahan, pertama-tama perhatikan pekerjaan yang akan dilaksanakan. Tanyakan pada diri sendiri berapa banyak wewenang yang perlu dilakukan untuk melaksanakan tanggung jawab itu.

Yang penting ialah bahwa wewenang yang diberikan kepada pekerjaan harus selalu sama dengan tanggung jawab. Tetapi dari waktu ke waktu cukup wajar untuk sedikit menambah atau mengurangi wewenang, bergantung pada kemampuan karyawan dalam memenuhi standar pekerjaan yang berlaku.

3. Melimpahkan wewenang tanpa kehilangan kendali atas pekerjaan

Alasan pertama mengapa kalangan manajer agak enggan melimpahkan wewenang ialah karena mereka takut kehilangan kendali. Hilang kendali berarti kehilangan kekuasaan. Mereka mengambil resiko kemudian mengambil keputusan untuk hanya bekerja aman dengan sengaja wewenang untuk diri mereka sendiri.

Apabila manajer termasuk orang yang lebih senang bekerja aman tanpa bersedia menghadapi resiko, dengan melimpahkan wewenang menurut yang sesedikit mungkin, maka ia harus bersiap-siap untuk mmenerima peringatan lebih dini cepat atau lambat peringatan itu akan ia terima.

Namun ada jalan keluar untuk mengatasi kekhawatiran yang timbul karena pelipahan wewenang.dalam melimpahkan wewenang susun juga rencana dengan mengambil langkah langkah tindak lanjut untuk memantau karyawan dalam melaksakan tugasnya.di bawah ini tercantum beberapa cara untuk memantau sejauh mana karyawan melaksanakan wewenangnya

  • Susun jadwal pertemuan dengan bawahan secara teratur.
  • Perintahkan karyawan yang besangkutan menyerahkan laporan setatus pekerjaan mingguan atau bulanan.
  • Adakan pertemuan staf secara teratur.
  • Usahakan menerima umpan balik dari orang lain.
  • Lakukan pemeriksaan setempat di tempat pekerjaan.
  • Terapkan perosedur pengendalian mutu.

4.kurangi konflik wewenang seminimal munkin

Konflik wewenang adalah suatu hal yang tidak dapat dihindari.dalam memperdebatkan masalah teritor,biasanya orang akan berselisih mengnai siapa yang memiliki wewenang lebih banyak terhadap orang lain.masalah ini memang tidak dapat di hindari namun terdapat beberapa cara yang dapat di tempuh untuk mengurangi kerumitannya sampai ketingkat seminimal mungkin.dibawah ini di sajikan beberapa pedoman untuk menghindari konflik wewenang.

  • Dalam memberikan wewenang untuk suatu tugas pekerjaan,pastikan agar wewenang tedak melampaui secara tidak wajar wewenang pekerjaan lain di departemen atau bidang lain di dalam perusahaan.
  • Pastikan agar karyawan benar benar memahami wewenang yang di berikan kepadanya.
  • Pastikan agar setiap karyawan mempunyai hubungan kerja dengan karyawan  yang bersangkutan benar benar memahami wewenang yang di berikan kepadanya,dan susunlah system pengendalian untuk menjamin agar karyawan melaksakan wewenang dengan tepat.

5.Apa yang harus di lakukan apabila orang menyalahgunakan                                                         wewenang

Biasanya ada saja orang yang menyalah gunakan  wewenang yang di limpahklan keadanya.apabila hal ini terjadi,maka perlu di ambil beberapa tindakan seperti tertera di bawah ini.

  • Kumpulkan semua fakta yang berkaitan dengan situasinya.
  • Temui karyawan yang menyalahgunakan wewenangnya untuk membicarakan masalahnya.
  • Pelajari batas-batas wewenangnya dan sejauh mana kesalahannya.
  • Usahankan memnemukan alasan mengapa ia menyalah gunakan kekuasaannya.
  • Jelaskan bahwa perilakunya akan merugikan dirinya sendiri,orang lain,dan perusahaan.usahakan agar ia memperbaiki kesalahannya di waktu yang akan dating.
  • Ambillah langkah langkah tindak lanjut untuk memantau apakah ia sudah memperbaiki perilakunya .

3.KEKUASAAN MELAUI STANDAR KEUNGGULAN

Agar karyawan dapat menemukan kekuatan peribadi dan mencapai potensinya ia harus di tantang untuk memenuhi standar keunggulan .biasanya karyawan tidak pernah mengetahui bidang keunggulannya sendiri samapi ia dapat mengembangkan kemampuan melebihi apa yang telah di capai di masa lampau.untuk itu ada beberapa hal yang perlu di pelajari oleh manajer.

  • Pastikan bahwa standar tetap tinggi,tetapi realistis.
  • Tentukan standar kuantitas,biaya,kualitas,dan waktu untuk setiap pekerjaan.
  • Jelaskan mantapkan standar perusahaan ,departemen dan pekerjaan secara teratur.
  • Tanamkan motivasi untuk mencapai keunggulan.
  • Berikan contoh bahwa anda sendiri mampu memenuhi standar.
  • Apabila departemen lain lalai memenuhi standar keunggulan ambillah langkah-langkah untuk mengurangi dampak negative seminimal mungkin untuk karyawan lain.

Apabila karyawan memiliki komitmen untuk mencapai keunggulan,manajer akan mempunya kekuatan yang lebih besar untuk memperoleh pengakuan dan meraih sukses.akhirnya manajer akan di hargai karena prestasi yang di capai oleh karyawan.apabila karyawan memiliki motivasi untuk mencapai keunggulan,manajer tidak perlu membuang-buang waktu untuk memperbaiki pekerjaan mereka dan bahkan hanya bekerja untuk mereka.ia dapat memanfaatkan waktunya untuk melakukan berbagai kegitan yang akan membimbing dirinya dan departemen untuk mencapai sukses.

4.KEKUASAAN MELALUI PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN

Pelatihan adalah salah satu fungsi yang paling penting yang harus di laksanakan oleh para manajer ,pelatihan banyak memanfaatnya diantaranya:karyawan lebih percaya diri,memiliki pengetahuan banyak,lebih mampu dan memiliki motivasi lebih tinggi hasilnya,kesalahan mereka semakin sedikit dan bekerja lebih efesein dan produktif.

Apabila karyawan di harapkan memiliki kekuatan untuk meraih sukses,maka ia harus di latih untuk memenuhi standar pekerjaan .di bawah ini tercantum beberapa petunjuk yang perlu di perhatikan untuk melatih dan mengembangkan bawahan.

  • Manfaatkan pelatihan sebagai sarana untuk membentuk haga diri karyawan .
  • Tanamkan motivasi untuk mau belajar dengan cara menyingkirkan keengganan mereka terhadap perubahan .
  • Perioritaskan pelatihan.bekerja sama dengan departemen untuk mengembangkan program pelatihan.terpadu untuk memenuhi kebutuhan pelatihan bagi bawahan.
  • Pastikan bahwa semua pelatihan dapat memberikan kepada bawahan keterampilan untuk melaksanakan pekerjaan.
  • Jadikan lah pelatihan sebagai proses yang berkelanjutan dengan mengkombinasikan  be4bagai metode pelatiahan .
  • Apabila anda berfungsi sebagai mentor (guru) pastikan memilih karyawan yang akan di didik dan menerapkan berbagai cara untuk membina hubungan antara mentor dengan karyawan.

Dalam hubungan ini manajer akan memiliki kekuasaan lebih banyak karena ia lebih mampu mencapai tujuan bidangnya.di pihak lain karyawan akan lebih mampu memenuhi standar pekerjaan tanpa harus selalu di awasi dan di bombing secara terus menerus sehingga ia akan lebih mandiri memanfaatkan waktu untuk berbagai kegiatan yang membimbingnya kearah sukses.dan potensi manajer semakin meningkat karena mampu memacu efektiftasnya melalui bawahan yang ia latih.

5.KEKUASAAN MELALUI PENGETAHUAN DAN INFORMASI

Pepatah kuno mengatakan “pengetahuan adalah kekuasaan”sungguh tepat dan perlu di tanamkan di dalam pola piker setiap manajer.di bawah ini tercantum beberapa petunjuk  yang perlu di perhatikan dalam memberi pengetahuan dan informasi kepada karyawan.

  • Jangan terlalu berhati hati dan menutup nutupi informasi yang berharga hanya karena anda takut kehilangan sebagian dari kekuasaan anda.
  • Usahakan mengantisipasi kebutuhan informasi yang dibutuhkan oleh bawahan.
  • Berikan dorongan kepada mereka untuk menggali informasi menurut cara mereka sendiri.
  • Apabila timbul berbagai nasalah komunikasi yang menyangkut seluruh ruang lingkup perusahaan, telusurilah jalur-jalur seluruh organisasi untuk mengatasinya.
  • Sampaikan informasi yang perlu saja.
  • Sebarluaskan informasi mengenai tujuan dan sasaran perusahaan maupun departemen, rencana perusahaan dan depertemen, informasi dalam bidang lain, perkembangan prestasi, informasi industri, masing-masing disiplin, berbagai perubahan yang akan dating dan alasan-alasan untuk merasa bangga.
  • Terapakan cara berkomunikasi yang tepat.

Apabila karyawan mempunyai fakta dan informasi yang diperlukan, mereka akan mampu membuat keputusan yang lebih berbobot, lebih cepat dan lebih banyak keputusan. Mereka akan mepunyai kepercayaan yang lebih besar karena kemungkinan keputusan mereka akan benar. Karena mereka mampu membuat keputusan yang lebih banyak dan lebih baik, mereka akan mempunyai kemampuan yang lebih besar untuk mencapai sukses.

Dengan memberi fkta dan informasi yang diperlukan oleh karayawan, manajer dapat melimpahkan tugas untuk membuat keputusan kepada karayawan bekerjadi jenjang yang lebih rendah. Hasilnya manajer akan mempunyao kekuasaan yang lebih besar karena ia dapat memusatkan waku dan tenaganya untuk berbagai kegiatan dan keputusan yang lebih penting.

6.KEKUASAAN MELALUI UMPAN BALIK

Banyak manaer tidak memberi umpan balik karena merasa bahwaa karyawan sudah mengetahuinya sendiri tanpa perlu diberitahu pada saat mereka melaksanakan dengan baik atau kurang memuaskan. Manajer yang mempunyai asumsi semacam ini, pemahamannya terhadap sifat-sifat manusia sangat dangkal. Hampir semua orang mempunyai kemampuan terbatas untuk mempertimbangkan dan manilai prestasi dari pekerjaann mereka sendiri.

Karyawan harus diberi umpan balikapabila mereka dihadapkan untuk mencapai tujuan dan memanfaatkan potensinya yang penuh. Di bawah ini terdapat beberapa kiat yang perlu diperhatikan dalam memberi umpan balik kepada bawahan.

  • Sering-seringlah memberikan bimbingan kepada karyawan.
  • Berikan setiap karyawan penilaian prestasi secara tertulis sekurang-kurangnya sekali dalam setahun pastikan penilaian tertulis itu merupakan ringkasan mengenai semua bimbingan yang pernah anda berikan kepada karyawan selama setahun.
  • Dalam meberikan umpan balik melalui memo dan surat, pastikan bahwa kedua sarana disampaikan langsung kepada karyawan yang bersangkutan dan sampaikan dekat dengan peristiwa atau selesainya suatu pekerjaan
  • Jangan mengabaikan yang prestasinya tinggi karena ia mampu memenuhi syarat standar yang berlaku menurut caranya sendiri. Berikan umpan balik yang dapat membantu dirinya untuk brkembang melebihi tugasnya yang sekarang.
  • Jujurlah terhadap karyawan yang prestasinya rendah. Terapkan pendekatan positif sedapat mungkin.

Dengan memberi umpan balik, karyawan akan lebih tergembleng sehingga mereka mengetahui sejauh mana prestasinya dalam mencapai sasaran dan memenuhi standar kerja. Demikian juga gemblengan akan menyadarkan mereka terhadap kapan dan bagaimana mereka harus meningkatkan kemampuan untuk mencapai sukses.

7.KEKUASAAN MELALUI PENGAKUAN

Salah satu tugas manajer ialah bawahan merasa dirinya bagaikan sang juara. dengan memiliki perasaan seperti juara mereka pun akan bertindak sebagai sang juara. Dapat dikatakan semacam lingkaran yang berputar secara abadi dengan dirinya sendiri. Karyawan akan melaksanakan tugas dengan hasil prestasi yang tinggi kemudian ia diakui karena prestasinya sehingga merasa dirinya penting. Ia ekerja lebih baik untuk memperoleh pengakuan lagi sehingga mengalami perasaan yang sama. Apabila ada suatu pandangan yang menurut kita baik sudah tentu akan melakukan apa saja agar mengalami perasaan yang sama.

Banyak sekali cara yang dapat ditempuh untuk mengakui orang. Cara yang dipilih mereka untuk menyamp[aikan berbagai pesan yang jauh memiliki hanya sekedar isi pengakuan semata-mata. Baik bagi orang yang diakui maupun bagi orang lain. Di bawah ini tercantum beberapa pedoman yang perlu diperhatikan dalam mengakui karyawan :

  • Bangkitkan perasaan karyawan untuk merasa bagaikan sang juara
  • Akuilah mereka sebagai anggota kelompok maupun individu.
  • Pastikan pengakuan selalu sesuai dengan hasil pekerjaan yang dicapai.
  • Berikan pengakuan sedemikian rupa sehingga mencermnkan penghargaan yang tulus dan ikhlas.
  • Pastikan pengakuan benar-benar merupakan pengakuan ungkapan penghargaan atas keberjasilan karyawan.
  • Berikan pengakuan terhadap karyawan maupun prestasinya.
  • Pastikan pengakuan selalu mempunyai kadar yang sama dengan pengakuan yang anda berikan kepada karyawan lain yang prestasinya sama.
  • Sesuaikan pengakuan dengan karyawan yang bersangkutan.
  • Pastikan  pengakuan yang diberikan tepat pada waktunya.

Dengan mengakui karyawan atas prestasinya yang tinggi berarti anda membantunya menyadari sejauh mana hasil pekerjaannya dalam memenuhi syarat yang telah ditentukan. Dengan memahami ini, mereka akan mempunyai kemampuan yang lebih besar untuk meraih sukses. Pengakuan juga memberikan kekuatan bagi karyawan dengan membantu mengembangkan harga dirinya.

Apabila karyawan nerasa senang terhadap diri mereka sendiri dan merasa dihargai, motivasi mereka akan semakin meningkat. Karyawan yang motivasinya tingg berarti peningkatan produktivitas dan efisiensi yang kemudian berarti juga menambah kekuasaan manajer.

8.KEKUASAAN MELALUI KEPERCAYAAN

Kepercayaan sangat penting untuk membina hubungan yang sehat.dengan mempercayai karyawan berarti anada/para manajer membantu mereka/karyawan untuk merasa aman dan diterima.persaan aman bahwa dirinya di terima harus tumbuh subur apabila karyawan di harapkan untuk menunjukkan prestasi kerja yang terbaik,apabila karyawan merasa aman, mereka akan lebih bebas memusatkan segala upaya untuk melaksanakan tugas,dan tidak merasa bingung mengenai sejauh mana mereka bekerja untuk membenarkan tindakan mereka.

Adapun beberapa jenis kepercayaan yang dapat di berikan kepada karyawan,kita harus merujuk kepada dua jenis kepercayaan :

1.kepercayaan terhadap karakter dan integritas karyawan.

2.kepercayaan terhadap kemampuan mereka.

Orang dapat saja mempunya integritas yang tinggi, tetapi kemampuanya kadang-kadang tidak sesuai dengan karakternya .mungkin saja ia bertindak dengan tulus hanya untuk kepentiungan tugas dan perusahaan.

Dalam kasus lain karyawan memang memilik kemampuan penuh untuk melaksanakan pekerjaan,tetapi dari sisi lain motif hasratnya, yang mungkin tidak begitu murni,akan mejadi kedala bagi dirinya untuk memanfaatkan bakat dan kemampuannya secara bijaksana.

Agar karyawan dapat meningkatkan prestasi terbaik,mereka harus menyadari bahwa anda mempercayai mereka ,berikut ini tercantum beberapa pedoman yang perlu di perhatikan untuk mempercayai bawahan.

  • Bedakan antara kepercayaan terhadap karakter karyawan dan kepercayaan terhadap kemampuan mereka.
  • Jelaskan agar mereka menyadari benar benar bahwea kepercayaan harus di peroleh dengan upaya sungguh-sungguh.
  • Letakkan landasan untuk membina hubungan kepercayaan dengan keyakinan bahwa manusia pada dasarnya baik,bahwa secara tulus mereka ingin bekerja dengan baik.
  • Camkan bahwa tidakan dan persaan lebih penting dari pada kata-kata yang di ungkapkan pada saat anda menaruh kepercayaan kepada orang lain.
  • Tunjukkan kepercayaan dengan cara melimpahkan beberapa tugas penting dan wewenang menurut kadar yang sama.
  • Berikan karyawan kebebasan jangan membayang-bayangi mereka.
  • Berikan manfaat dari keragu-raguan.
  • Berikan kesempatan kepada karyawan untuk bertatap muka dengan kalangan atas.
  • Apabila kepercayaan di langgar,tentukan apakah kesalahan itu adalah kesalahan yang tidak merugikan atau kesalahan akibat motif yang keliru, dan kemudian mabillah tindakan yang tepat.

Dengan mempercayai karyawan berarti anda membantu mereka untuk mempunyai keyakinan yang lebih besar terhadap mereka sendiri.dan apabila karyawan yakin terhadap diri mereka, merekapun akan menyadari kekuatan yang mereka miliki untuk mencapai potensinya.dan apabila karyawan merasa bahwa dirinya di percaya biasanya mereka akan membuktikan kepercayaan itu.semakin besar motivasi dan semakin produktif karyawan,akan semakin besar pula kemampuan dan kekuatan manajer untuk mencapai tujuannya.

9.KEKUASAAN MELALUI TOLERANSI KEGAGALAN

Pada prinsipnya kekuasan melalui toleransi kegagalan,adalah mentolerir kegagalan mereka ,karena dengan mentolerir karyawan yang gagal mereka akan berani mengambil resiko  lebih besar dan mendorong batas-batasnya sehingga akan lebih memudahkan mereka menemukan kemampuan dan kekuatan mereka lebih besar untuk mencapai tujuan.

1.Mengantisipasi kegagalan.

Waspadalah selalu terhadap kegagalan yang mungkin akan terjadi.apabila anda mengenal karyawan dengan baik ,anda hampir dapat meramalkan kapan mereka akan berhasil dan kapan mereka akan gagal.namun ini berarti anda mempunyai harapan negatif terhadap karyawan melainkan  mengandung  makna bahwa anda mempunyai pandangan yang realistis terhadap kemampuan mereka.

Dengan mengantisipasi kegagalan mereka akian terkejut sehingga anda dapat menyusun rencana untuk mengembangkan kemampuan mereka.dalam beberapa hal tersebut ambillah langkah-langkah untuk menghindari kegagalan,sedangkan dalam kasus lain, tolerir mereka dalam menghadapi kegagalan sebagai cara untuk pengalaman berharga.

2.pertimbangkan kerugian potensial kegagalan.

Dalam peroses menentukan kapan dan bagai mana mentolerir karyawan mengalami kegagalan tanyakan pada diri sediri tiga pertanyaan di bawah ini.

1.Apa kerugian potensial terhadap departemen perusahaan?

2.Apa kerugian potensial terhadap karyawan?

3.Apa kerugian potensial terhadap anda sendiri yang berfungsi sebagai        manajer?

Dalam beberapa hal tentu kerugian mungkin akan terlalu besar apabila perusahaan,karyawan,atau manajer sendiri yang akan menanggung akibatnya.untuk itu lakukan segala upaya yang dapat anda kerjakan untuk dapat menghindarinya.serta pertimbangkan juga pandangan orang sekitar bidang anda dan bagaimana mereka memandangf kegagalan orang itu,karena orang lain tidak mempunyai wawasan yang luas seperti anda memandang kegagalan sebagai bagian dari peroses untuk mencapai sukses.

3.berikan petujuk dalam menhadapi kegagalan.

Ada bebera landasan yang kuat untuk meberi teguran apabila perlu .dibawah ini tercantum beberapasaran mengenai petunjuk yang perlu di terapkan.

1.Adalah wajar untuk membuat kesalahan satu kali,tetapi satu hal yang tidak dapat di terima apabila membuat kesalahan yang sama dua kali.

2.Adalah wajar apabila terjadi kesalahan setelah berusaha keras.

3.Apabila anda sangat ragu-ragu terhadap apa yang di harapkan dari di anda sendiri ,mintalah penjelasan.

4.Salah satu jenis kesalahan yang serius adalah tidak berperan aktif dan tidak dapat membuat keputusan.

Apabila suatu kegagalan tertentu pada hakikatnya adalah sukses besar,mengapa pula kegagalan di anggap sesuatu yang mengerikan.orang yang sudah terlatih di bidang ilmu-ilmu perilaku manusia tentunya memperdebatkan masalah ini, mereka mengatakan bahwa ketakutan karyawan dalam menghadapi kegagalan ialah karena mereka tidak pernah belajar untuk memandangnya sebagai sahabat.dan mereka memandang kegagalan bukan sebagai batu loncatan untuk meraih sukses,melainkan sebagai penghalang.

Karyawan hendaknya di tolerir untuk menghadapi kegagalan apabila mereka di tuntut untuk memanfaatkan kemampuan mereka,di bawah ini ada beberapa petunjuk dalam mentolerir kegagalan.

  • Bantulah karyawan memandang kegagalan sebagai sesuatu pengalaman positif.
  • Bantulah mereka mengurangi kegagalan seminimal mungkin.
  • Antisipasi dan pikirkan kegagaln yang mungkin terjadi.
  • Perhatikan akibat yang timbul pada setiap kegagalan.
  • Berikan karyawan berbagai petunjukdalam menghadapi kegagalan.
  • Berikan dorongan dan hargailah karyawan yang berani mengambil resiko.
  • Mantapkan kembali harga diri mereka apabila mengalami kegagalan.
  • Rencanakan respons anda terhadap kegagalan.
  • Janganlah sekali-kali mempermalukan karyawan di hadapan rekan-rekannya.
  • Tolerir karyawan apabila mengalami kegagalan,tetapi sementara itu juga tekankan betapa pentingnya mencapai standar keunggulan.

Apabila karyawan di tolerir untuk mengalami kegagalan,mereka akan lebih berani mengambil resiko yang lebih besar.apabila mereka bebas dari rasa ketakutan terhadap kegagalan,mereka lebih mampu mengerahkan tenaga untuk mencapai standar keunggulan yang telah anda tentukan bagi mereka. Karyawan akan semakin tinggi motivasinya,lebih kreatif dan lebih produktif apabila menyadari bahwa anda senantiasa memberi dukungan terutama pada saat mereka mebuat kesalahan.

10.KEKUASAAN MELALUI RASA HORMAT

Pada perinsit kekuasan melalui rasa hormat adalah dengan cara memperlakukan karyawan dengan penuh rasa bermartabat.karena apbila karyawan di perlakukan dengan rasa hormat motivasi mereka akan semakin tinggi untuk berprestasi.

Kalangan manajer yang sukses mempunyai filsafah yang sudah mendarah daging,yaitu”hormatilah setiap individu”,”binalah mereka menjadi sang juara”,”berikan kesempatan kepada karyawan untuk menonjol”,”perlakukan karyawan sebagai orang dewasa.”biasanya manajer yang sukses mampu memantapkan derajat kemenangan,bukan

kekalahan.kita semua ingin di perlakukan sebagai manusia yang memiliki nilai di ats dan melebihi dari apa yang kita tambahkan pada keuntungan.

Apabila para karyawan merasa tidak di horamti maka akan muncul tanda-tanda seperti tertera di bawah ini:

  • Menurunnya produktifitas karyawan.
  • Mutu hasil kerja karyawan tidak memenuhi standar kerja.
  • Karyawan bersikap acuh tak acuh dan menyendiri.
  • Karyawan lekas marah.
  • Karyawan tidak menunjukkan sikap kerja sama
  • Karyawan kelihatannya membuat kesalahannya dengan sengaja.

Disinalah letak perlunya pengamatan yang cermat dan kepekaan seorang manajer.masalah ini hanya dapat di atasi apabila manajer memahami kebutuhan karyawan,dan apabila manajer berkonsultasi dengan mereka dan memberi konseling secara teratur manajer akan dapat mengetahui kapan masalah ini di akibatkan oleh igo yang rusak.

Rasa homat adalah dasar untuk memberikan kesadaran terhadap karyawan terhadap kemampuan dan kekuatan yang dimilkinya.apa yang kita lakukan atau yang kita katakan pada dasarnya menyampaikan pesan rasa hormat maupun tidak hormat.di bawah ini tercantum beberapa cara yang dapat anda tunjukkan kepada bawahan.

  • Berikan arahan yang di perlukan.
  • Berikan sumber daya yang memadai.
  • Berikan infomasi yang di perlukan tepat pada waktunya.
  • Hargailah waktu mereka.
  • Jangan merampas wewenang mererka.
  • Carilah jalan memperlancar pekerjaan mereka.
  • Perhatikan kebutuhan mereka.
  • Berikan umpan balik
  • Berikan dukungan kepada mereka.
  • Hargailah jerih payah mereka.
  • Hormatilah kewjiban mereka.

Apabila karyawan diperlakukan menurut cara ini,setiap karyawan pasti akan merasakan puas.karyawan akan merasa bahwa manajer dan perusahaan memperhatikan kepentingan mereka,harga diri dan rasa percaya diri akan semakin tebal dan semua ini akan menambah kekuatan mereka secara dramatis untuk mencapai sukes.

Posted by: Dharmajaya Indonesia Communication

Sumber : The Power Pyramid:How to Get Power Giving it Away,  DIANE TRECY, 1999

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s


%d bloggers like this: